Tips Backpacker Asyik dan Menyenangkan

Berminat menjadi backpacker? Berikut beberapa tips menjadi backpacker mudah, murah, namun liburan tetap menyenangkan.

1. Cari Informasi Sebanyak-banyaknya Seputar Daerah Berlibur

Setelah menetapkan tujuan, maka carilah informasi sebanyak-banyaknya seputar tempat tujuan. Misalnya, pilih hotel yang murah tetapi juga dekat dengan beberapa lokasi wisata yang diincar. Mencari restoran murah yang sesuai dengan kantong, transportasi yang murah, dan penyewaan kendaraan yang murah.

Bila kesulitan, bisa browsing domino77 kata kunci ‘tips backpacker’. Misal: tujuan backpacking-nya ke Thailand, Malaysia, atau yang sedang hits Korea. Maka carilah dengan kata kunci tips backpacker ke Malaysia, tips backpacker ke Thailand, tips backpacker ke Korea.

Dengan keywords tersebut, para backpacker pemula akan menemukan banyak sekali artikel dari para backpacker yang berbagai pengalaman dan sudah pernah ke sana. Tentunya, mereka akan menceritakan secara detil, seperti harga tiket masuk; transportasi yang paling murah dan cara mendapatkan tiketnya; restoran murah, halal, dan enak; dan tips-tips lain yang pastinya sangat berguna.

2. Berburu Tiket Murah dan Promo Hotel Murah

Jangan sedih jika tiket ke lokasi tujuanmu mahal. Beberapa maskapai dan aplikasi travel sering mengadakan gebyar promo hingga 50% dari harga normal. Bukan hanya berlaku untuk weekday, tetapi berlaku juga saat weekend atau peak season.

3. Tanya Pada yang Berpengalaman

Bila mempunyai keluarga atau teman yang sudah pernah berkunjung ke daerah tujuan kita, maka mintalah saran untuk menjadi backpacker kepada mereka. Terutama perihal budaya masyarakat setempat. Karena sering terjadi, wisatawan asing atau luar daerah ‘dijebak’ dengan harga yang selangit.

Contohnya ketika naik becak, satu atau dua penumpang, domino88 tetap sama kan? Peraturan ini berbeda bila kita backpacking ke Banyuwangi. Di sana, bila yang naik becak ada 2 orang, maka tarif yang berlaku untuk 1 orang saja. Alias bayar double. Atau, tarif sewa tuk-tuk selama satu hari penuh di daerah Chiang Mai, Thailand, jauh lebih murah dari pada tarif tuk-tuk one way ke beberapa destinasi wisata.

4. Membuat Anggaran Liburan

Setelah mengumpulkan informasi, menentukan lokasi-lokasi wisata, hotel, dan transportasi, selanjutnya buatlah anggaran berlibur. Tujuannya, agar kita bisa mengetahui jumlah pengeluaran pasti, dan bisa memprediksi harus membawa bekal berapa.

Bila setelah ditotal ternyata masih mahal, maka kita harus mencari alternatif lain. Seperti ganti moda transportasi, mencari hotel yang lebih murah tapi tidak terlalu jauh, mengajak teman bergabung supaya bisa share cost hotel, dan lainnya.

5. Rajin Olahraga

Sama halnya seperti mendaki gunung, ketika menjadi backpacker kamu akan menggendong tas yang besar dan mungkin melakukan perjalanan dengan jalan kaki yang cukup jauh atau melelahkan, maka para backpacker pemula harus melatih fisiknya terlebih dahulu. Seperti jalan pagi, lari pagi, bersepeda, push-up, dan aktifitas fisik lainnya. Tujuannya, supaya tubuh kita tidak ‘kaget’ saat diajak berjalan dengan membawa beban.

6. Bawa Barang yang Penting dan Perlu

Tips backpacker selanjutnya adalah hindari membawa barang-barang yang tidak terlalu penting. Bila berencana membeli kaos di lokasi tujuan, maka bawalah baju secukupnya.

Barang-barang yang wajib dibawa para backpacker adalah domino88 poket + chargertripod atau tongsis, power bank karena pasti sangat membutuhkan GPS dan translator bahasa, botol minum (bisa diisi di hotel dan mengurangi sampah plastik), itinerary perjalanan, kontak hotel dan rental kendaraan bila memang menyewa kendaraan, jadwal keberangkatan kereta atau bis, dompet, kartu debit/credit berlogo visa/mastercard, paspor bagi yang ke luar negeri, KTP, tas lipat kain untuk menaruh barang (sebagai upaya mengurangi sampah plastik), sepatu atau sandal yang nyaman untuk perjalanan jauh, topi dan sun glasses bila memang ke daerah yang panas dan terik, dan tentunya jaket tebal lengkap dengan sarung tangan, kaus kaki, dan topi rajut bila tujuannya ke daerah yang dingin.

7. Seringlah Berinteraksi Dengan Masyarakat Lokal

Tips backpacker terakhir adalah sering-sering berinteraksi dengan masyarakat setempat. Selain menjadi lebih mengenal karakter dan budaya masyarakat, berinteraksi dengan warga lokal bisa memberikan banyak keuntungan. Seperti, tumpangan gratis, tips masuk wisata dengan harga murah, sampai diajarkan bahasa daerah supaya mendapat harga lebih murah. Tentunya, kita jadi punya banyak kenalan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shibuya, Shinjuku, Asakusa

Langkah memperbaiki data paspor jika salah saat registrasi JAVES

Perbandingan biaya perjalanan musim semi vs musim gugur di Jepang