Westernisasi Part1

 Pengertian Westernisasi

Pengertian Westernisasi – Seiring perkembangan zaman masyarakat, budaya, teknologi pun juga ikut berubah menyesuaikan perkembangan zaman. Namun, yang perlu diingat adalah walaupun zaman ikut berkembang menuju ke zaman yang lebih modern dengan munculnya trend fashion, tangan judi rtp perbelanjaan, serta tontonan yang didominasi oleh dunia barat bukan menjadikan kita sebagai masyarakat Indonesia justru melupakan budaya sendiri dengan ikut-ikutan dengan gaya yang kebarat-baratan atau sering disebut sebagai westernisasi.

Globalisasi menjadi tolak ukur utama bagaimana westernisasi bisa sampai dikenal dan mempengaruhi dunia tidak terkecuali di Indonesia. Dengan munculnya globalisasi semua akses informasi dengan ditambah media sosial seperti sekarang semakin mempercepat akses untuk mengetahui informasi mengenai dunia luar yang utamanya adalah dunia barat yang biasanya dengan sangat mudah diikuti oleh para anak muda.

Westernisasi secara umum dikenal sebagai peniruan budaya kebarat-baratan dengan mengikuti segala macam jenis budaya barat mulai dari makanan cepat saji, gaya berpakaian seperti celana jeans dll, atau bahkan penyerapan bahasa asing.

Westernisasi namun bukanlah menjadi hal baru di Indonesia dikatakan westernisasi sudah hadir sejak abad ke-19 semenjak kolonialisme dan imperialisme masuk ke Indonesia.Nah, sebagai sebuah pembelajaran bagaimana westernisasi bisa masuk dan mempengaruhi budaya di Indonesia pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai definisi dari westernisasi, faktor penyebab, dampak, serta contohnya yang dapat kalian simak disini.

Definisi Westernisasi

Westernisasi adalah proses dimana gaya hidup masyarakat meniru gaya budaya Barat seperti pakaian, perilaku dan budaya. Tidak jelas kapan westernisasi dimulai di Indonesia. Beberapa ahli sejarah mengatakan bahwa proses westernisasi ini terjadi sejak awal kolonialisme dan imperialisme di Indonesia dan belahan dunia Islam lainnya pada abad ke-19.Westernisasi adalah budaya barat dengan tidak membedakan budaya barat dengan budaya lokal.Modernisasi lahir di Barat, jadi Westernisasi adalah satu-satunya cara untuk mencapainya.

Westernisasi muncul sebagai akibat domino888 perubahan sosial budaya zaman global. Westernisasi berarti budaya kebarat-baratan, apropriasi atau peniruan budaya barat.Semua gaya hidup terkait dengan budaya dunia Barat, dan adopsi atau peniruannya bersifat langsung, tanpa seleksi atau adaptasi dengan budaya lokal.

Westernisasi dapat terjadi pada beberapa generasi yang kurang peka terhadap nilai-nilai kepribadian suatu bangsa. Negara-negara Barat memang lebih maju, namun bukan berarti hal-hal yang dibawa dari negara-negara Barat harus diterima dan diterapkan, melainkan disaring dan disesuaikan dengan kepribadian bangsanya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Westernisasi adalah pemujaan berlebihan terhadap Barat. Kemudian kata Western berasal dari bahasa Inggris yaitu west yang berarti barat.Jadi Westernisasi adalah penerapan budaya Eropa Barat atau Amerika oleh semua orang di dunia, baik dalam bidang politik, teknologi, hukum maupun gaya hidup. Orang-orang di negara yang dianggap sebagai negara maju berpikir bahwa trend yang berlaku di sana lebih keren. Padahal, perilaku di sana bertentangan dengan budaya Timur.

Westernisasi adalah peniruan atau adopsi budaya Barat di berbagai bidang seperti industri, teknologi, hukum, politik, gaya hidup, dan ekonomi. Kata Westernisasi berasal dari bahasa Inggris, west berarti barat. Sementara itu, menurut istilah, kata ini menggambarkan upaya meniru cara hidup orang Eropa Barat atau Amerika.

Orang Eropa dan Amerika dianggap sebagai negara maju, sehingga sebagian orang meniru gaya hidup barat ini. Faktanya, perilaku dan kecenderungan Barat tidak sesuai dengan budaya Timur. Adanya modernisasi dan westernisasi telah melahirkan generasi yang mengubah perilakunya tidak sesuai kepribadian bangsa. Generasi muda melihat negara barat lebih maju, sehingga bisa meniru dan mengadopsi cara hidup barat.

Definisi lain dari Westernisasi adalah asimilasi budaya, atau proses membawa praktik peradaban Barat ke Indonesia. Akulturasi adalah penyatuan dua budaya atau lebih yang dipadukan dengan unsur-unsur budaya lokal. Akulturasi budaya ini membawa serta perubahan sosial budaya.Westernisasi adalah apropriasi atau peniruan budaya Barat. Semua gaya hidup barat terkait dengan budaya dunia barat. Proses perubahan sosial ini disebabkan oleh globalisasi.

Westernisasi adalah proses pengadopsian secara membabi buta unsur-unsur budaya barat tanpa memperdulikan selaras atau tidaknya unsur-unsur budaya barat dengan budaya bangsa. Faktor utama dibalik westernisasi adalah pesatnya perkembangan teknologi.

Teknologi yang lebih maju memungkinkan orang mengakses budaya barat yang berbeda tanpa filter.Selain itu, westernisasi juga menyebabkan kecenderungan masyarakat menganggap bahwa budaya barat lebih maju, modern, rapi dan elegan. Anggapan ini menyebabkan orang menyerap semua budaya Barat tanpa menyaringnya. Meski tidak semua budaya barat bisa diterapkan di Indonesia.

Westernisasi inilah yang mengancam eksistensi kebudayaan nasional.Westernisasi adalah adopsi praktik dan budaya Eropa Barat oleh orang-orang dan negara-negara di belahan dunia lain, baik melalui paksaan maupun pengaruh. Westernisasi mempengaruhi sebagian besar dunia selama kolonialisme dan terus menjadi fenomena budaya yang penting sebagai akibat dari globalisasi.

Proses westernisasi dimulai dengan pedagang Eropa Barat, penjajah dan misionaris domino888 percaya bahwa cara hidup mereka lebih baik daripada orang-orang di negara yang mereka kunjungi. Orang-orang sibuk diminta atau didorong untuk mengadopsi praktik bisnis, bahasa, tulisan, dan pakaian Eropa Barat. Mereka juga didorong untuk mengadopsi sistem pendidikan Eropa Barat, standar sastra dan seni, dan beralih ke agama Kristen.

Pada abad ke-20, Amerika Serikat, hasil kolonisasi Eropa Barat di Amerika Utara, mungkin merupakan pengekspor budaya Barat terbesar. Film, musik, dan mode diikuti tidak hanya di Asia, Afrika, dan Amerika Tengah dan Selatan, tetapi bahkan di Eropa Barat sendiri. Teknologi berfungsi sebagai bentuk dan mediator Westernisasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shibuya, Shinjuku, Asakusa

Langkah memperbaiki data paspor jika salah saat registrasi JAVES

Perbandingan biaya perjalanan musim semi vs musim gugur di Jepang