jenis jamur pada tembok
Berikut adalah beberapa jenis jamur yang sering ditemukan pada tembok rumah atau bangunan:
Alternaria: Jamur berwarna hitam atau abu-abu, sering muncul di area lembap seperti wastafel dan shower. Bisa menimbulkan asma dan alergi.
Aspergillus: Salah satu jamur yang sangat berbahaya, berkisar warna coklat hingga hitam, dapat menyebabkan infeksi pernapasan, alergi, dan paru-paru meradang.+1
Aureobasidium: Biasanya ditemukan di perabot kayu, wallpaper, dan area sekitar jendela. Warnanya bisa merah muda, hitam, atau coklat tua.+1
Chaetomium: Jamur yang tumbuh akibat kerusakan air dengan bau apek khas, muncul pada dinding yang lembap.+1
Cladosporium: Jamur hijau, coklat, abu-abu, hingga hitam, tumbuh di permukaan dingin dan hangat seperti karpet, kayu, dan kain, bisa menyebabkan iritasi dan alergi.+1
Fusarium: Jamur berwarna kuning yang tumbuh di area dingin dan basah. Dapat menyebabkan alergi dan infeksi pernapasan.
Penicillium: Jamur biru, kuning, hijau sampai hitam, bisa ditemukan di isolasi, karpet, dan perabot yang sudah rusak. Menyebabkan masalah pernapasan.
Stachybotrys chartarum (Black Mold): Jamur hitam beracun yang sering ditemukan di area sangat lembap, seperti kamar mandi dan dinding dekat pipa bocor. Menghasilkan mikotoksin berbahaya.+1
Serpula Lacrymans: Jamur yang menyebabkan pembusukan kayu, berwarna kekuningan seperti noda air.
Trichoderma, Ulokladium, Acremonium, Mucor, dan Geotrichum: Beragam jamur dengan warna dan tekstur berbeda yang biasanya tumbuh di area lembap dan dapat menimbulkan iritasi, reaksi alergi, dan infeksi.+1
Jamur-jamur ini biasanya tumbuh pada tembok dan area rumah yang lembap, kurang ventilasi, atau mengalami kebocoran pipa serta atap. Mengetahui jenis jamur ini penting untuk penanganan yang tepat guna menjaga kesehatan dan kualitas bangunan.Berikut adalah beberapa jenis jamur yang sering ditemukan pada tembok rumah atau bangunan:+2
Alternaria: Jamur hitam atau abu-abu, muncul di area lembap seperti wastafel dan shower, dapat menimbulkan asma dan alergi.
Aspergillus: Jamur dari coklat sampai hitam, berbahaya dan dapat menyebabkan infeksi pernapasan serta alergi.
Aureobasidium: Biasanya ditemukan di perabot kayu, wallpaper, dan sekitar jendela, dengan warna merah muda hingga hitam kecokelatan.
Chaetomium: Tumbuh akibat kerusakan air pada dinding, berbau apek.
Cladosporium: Jamur hijau hingga hitam, tumbuh di permukaan dingin dan hangat, menyebabkan iritasi dan alergi.
Fusarium: Berwarna kuning, tumbuh di area dingin dan basah, dapat memicu alergi dan infeksi pernapasan.
Penicillium: Berbagai warna (biru, kuning, hijau, hitam), sering ditemukan di isolasi, karpet, dan perabot rusak, dapat menimbulkan masalah pernapasan.
Stachybotrys chartarum (Black Mold): Jamur hitam beracun yang tumbuh di area sangat lembap, menghasilkan mikotoksin berbahaya.
Serpula Lacrymans: Jamur pembusuk kayu berwarna kekuningan seperti noda air.
Jamur lain seperti Trichoderma, Ulokladium, Acremonium, Mucor, dan Geotrichum yang tumbuh di area lembap, berpotensi memicu iritasi, alergi, dan infeksi.
Jamur ini biasanya muncul di tembok yang lembap, kurang ventilasi, atau mengalami kebocoran. Mengetahui jenis jamur membantu penanganan yang tepat agar kesehatan dan bangunan tetap terjaga.
Komentar
Posting Komentar