apa dampaknya jika tidak pap smar sebelum vaksin hpv

Jika tidak melakukan Pap smear sebelum vaksin HPV, dampaknya secara langsung tidak membahayakan dan vaksin tetap dapat diberikan dengan manfaat melindungi terhadap infeksi HPV tipe tertentu yang berisiko menyebabkan kanker serviks. Vaksin HPV memang dirancang sebagai pencegahan sebelum terjadinya infeksi HPV, sehingga vaksin tetap bermanfaat meskipun tanpa skrining Pap smear terlebih dahulu.

Namun, Pap smear adalah tes skrining penting untuk mendeteksi perubahan sel serviks yang mungkin sudah terjadi akibat infeksi HPV atau kondisi prakanker meskipun tanpa gejala. Jika Pap smear tidak dilakukan, maka risiko lesi atau kanker serviks dini yang sudah muncul tidak terdeteksi lebih awal dan tidak mendapat tindak lanjut pengobatan yang tepat.

Singkatnya:

  • Vaksin HPV bisa diberikan tanpa Pap smear, tidak ada efek buruk langsung akibat tidak melakukan Pap smear sebelum vaksinasi.

  • Tanpa Pap smear, risiko deteksi dini kanker serviks menurun sehingga kanker serviks bisa berkembang tanpa terdeteksi.

  • Vaksin dan Pap smear sebaiknya dilakukan berdampingan sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.

Oleh karena itu, disarankan tetap melakukan Pap smear secara rutin minimal setiap 3 tahun bagi perempuan yang sudah aktif secara seksual sebagai langkah komplementer setelah atau bersamaan dengan vaksin HPV.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shibuya, Shinjuku, Asakusa

Perbandingan biaya perjalanan musim semi vs musim gugur di Jepang

peek moment momiji