Postingan

Perjuangan Kapitan Pattimura

Perjuangan Kapitan Pattimura Kapitan Pattimura adalah seorang pahlawan Indonesia yang berasal dari Maluku. Perjuangan yang dilakukan Kapitan Pattimura dalam melawan penjajahan Belanda yang masuk ke tanah Maluku untuk menguasai perdagangan rempah-rempah. Pada tanggal 13 Agustus 1814, setelah adanya penandatanganan Perjanjian Inggris-Belanda, Kepulauan Maluku kembali di domino88 kekuasaan Belanda. Pada tanggal 14 Mei 1817, untuk tetap mempertahankan daerahnya seluruh rakyat Saparua turut melakukan perlawanan kepada Belanda. Sebagian besar masyarakat Maluku turut memilih Kapitan Pattimura untuk memimpin pemberontakan. Benteng Duurstede yang berhasil direbut dari tangan Belanda dan membuat semua tentaranya tewas, termasuk Residen Van den Berg. Akan tetapi pada tanggal 11 November, Kapitan Pattimura ditangkap oleh pihak Belanda dan Benteng Duurstede kembali berada di tangan Belanda. Pada tahun 1816 pihak Inggris menyerahkan kekuasaannya kepada Belanda. Belanda menetapkan berupa kebijakan m...

Biografi Pattimura

Biografi Pattimura: Kisah Kapitan Pattimura dan Maluku Biografi Pattimura –  pastinya sering melihat pahlawan nasional satu ini. Benar beliau adalah Kapitan Pattimura yang merupakan seorang Pahlawan Nasional Indonesia yang berasal dari Maluku. Kapitan Pattimura diabadikan pada uang kertas Indonesia dengan nominal seribu rupiah. Bagaimanakah kehidupan Kapitan Pattimura dan bagaimana perjuangan jadwal bola indonesia dalam menjaga Indonesia khususnya Maluku. Profil Kapitan Pattimura Thomas Matulessy atau yang memiliki sebutan dengan Kapitan Pattimura ini merupakan seorang pahlawan nasional negara Indonesia yang berasal dari Maluku. Kapitan adalah sebuah gelar kepangkatan yang digunakan oleh Belanda untuk menyebut pemimpin dalam satuan militer di tingkatan perwira. Kapitan Pattimura lahir pada tanggal 8 Juni 1783 di Haria, Saparua, Maluku, Hindia Belanda. Ayahnya bernama Antoni Matulessy yang merupakan anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Diketahui bahwa Kapitan Pattimura merup...

Pemikiran Dewi Sartika Mengenai Perempuan

Pemikiran Dewi Sartika Mengenai Perempuan Pada awal abad ke-20, gerakan feminis muncul di Hindia Belanda. Dewi Sartika dan Kartini, dua tokoh perempuan pribumi yang mendapatkan pendidikan Barat berkat status mereka sebagai anak bangsawan, memulai pendirian sekolah khusus untuk putri pada tahun 1904. Empat tahun kemudian, para perempuan Belanda mendirikan cabang dari Asosiasi Hak Pilih Perempuan Belanda di Nusantara. Pemikiran proto-feminis dan feminis pertama kali menyebar di Hindia Belanda, sehingga pada tahun 1928 diadakan Kongres Perempuan pertama tangan judi rtp . Ide-idenya tentang apa yang harus dimiliki oleh seorang wanita tercermin dalam tagline-nya, yang berbunyi, “Ari, untuk menjadi cantik, Anda harus mencapai semua yang Anda bisa, Anda bisa bernapas!” tagline ini sesuai dengan apa yang dialami oleh ibu Dewi Sartika. Para perempuan pada masa itu hidup dalam lingkungan yang terkekang dan terasing, sehingga aktivitas mereka yang memakan waktu banyak tidak memberikan kontribusi ...

Perjuangan Dewi Sartika

Perjuangan Dewi Sartika Setelah Ayahnya meninggal, Dewi Sartika diasuh oleh Pamannya yang menjabat sebagai patih di Cicalengka. Dari Pamannya, ia belajar tentang adat kasundaan, sementara pengetahuan tentang kebudayaan Barat ia peroleh dari seorang nyonya Asisten Residen berkebangsaan Belanda. Sejak kecil, Dewi Sartika menunjukkan bakat dalam bidang pendidikan dan memiliki tekad untuk meraih kemajuan. Ia sering bermain di belakang gedung kepatihan judi slot situs lapak pusat memperagakan praktik yang diajarkan di sekolah. Ia mengajari anak-anak pembantu di kepatihan membaca, menulis, dan bahasa Belanda menggunakan papan bilik kandang kereta, arang, dan pecahan genting sebagai alat bantu belajar. Sejak masih kecil Dewi Sartika bersekolah di SD di Cicalengka dan pada saat itu ia sudah menunjukkan minatnya dalam bidang pendidikan. Sejak kecil, ia suka bermain peran sebagai seorang guru ketika bermain sekolah-sekolahan dengan teman-temannya, sering kali memerankan peran sebagai guru. Pada...

Kelahiran Dewi Sartika

Dewi Sartika adalah sosok pahlawan Indonesia yang mempelopori perjuangan bagi kaum perempuan ketika masa penjajahan Belanda saat itu. Setelah kepergian dari Raden Ajeng Kartini, semangat perjuangan untuk mendapatkan kesetaraan dan kesejahteraan bagi kaum perempuan tidak berhenti atau bahkan redup sekalipun. Sosok Dewi Sartika tumbuh bersama dengan para pejuang kemerdekaan Indonesia dan ia hadir untuk kembali mengobarkan judi bola lapak pusat memperoleh pendidikan untuk para perempuan. Perjuangan Dewi Sartika memang tidak dituliskan dalam banyak sumber, akan tetapi tentu saja sosok Dewi Sartika perlu diketahui karena perannya yang besar dalam dunia pendidikan di tanah air, terutama bagi kaum perempuan. Kelahiran Dewi Sartika Nama : Dewi Sartika Tanggal Lahir : 4 Desember 1884 Tanggal Wafat : 11 September 1947 Suami : Raden Kanduruhan Agah Suriawinata Orangtua : R. Rangga Somanegara (ayah) dan R. A. Rajapermas (Ibu) Dewi Sartika berasal dari keluarga Priyayi sunda terkenal, yakni R. Ra...